Rumor mazda cx 3 2020 membesar skyactiv x dan torsion beam

Rumor mazda cx 3 2020 membesar skyactiv x dan torsion beam

Mazda hadir di gelaran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2018 ini dengan mengusung tiga produk terbaru sebagai bintang utamanya. Ketiga produk ini sendiri adalah All New Mazda 6 ELITE, All New Mazda 6 Estate ELITE, dan juga New Mazda CX-3. Ketiga produk ini akan menemani 10 mobil lain yang juga dipajang di booth Mazda. Nah, apa saja informasi yang bisa kami gali dari tiga produk ini? Yuk kita bahas.

Pertama, kita akan bahas mengenai penambahan trim ELITE pada sosok All New Mazda 6 baik tipe sedan maupun tipe Estate. Penambahan Trim ELITE pada kedua mobil ini merupakan langkah update yang ketiga dari Mazda 6 sejauh ini. Di trim ELITE ini pihak Eurokars Motor Indonesia (EMI) memberikan beberapa ubahan yang merujuk pada penambahan kemewahan dan juga peningkatan kualitas pengendaraan. Dala urusan kemewahan, baik All New Mazda 6 ELITE maupun All New Mazda 6 Estate ELITE sendiri menggunakan bahan kulit nappa untuk bahan pembungkus jok dan juga trim kayu yang berasal dari kayu asli. Selain itu, pihak Mazda juga memberikan sentuhan bahan suede di beberapa bagian.

Sedangkan untuk meningkatkan kualitas berkendara, pihak mazda melakukan upgradedengan memberikan mesin yang lebih advance yaitu mesin 2.500cc SKYACTIV-G yang sudah mendukung teknologi deaktivasi silinder yang mampu memberikan efisiensi bahan bakar di dalam rentang kecepatan 40 hingga 80 km/jam. Untuk peforma, All New Mazda 6 sedan ELITE mampu menghasilkan tenaga maksimal di angka 190 hp pada 6.000 rpm dan torsi maksimal 252 Nm pada 4.000 rpm. Sedangkan untuk All New Mazda 6 Estate ELITE sendiri mampu menghasilkan tenaga maksimal di angka 194 hp dan torsi 258 Nm di putaran mesin yang sama dengan versi sedannya. Sedangkan update lain juga terjadi di sisi suspensi yang sudah menggunakan urethanedi sisi belakang dan juga peningkatan di sisi steering.

Nah, lalu apa perubahan yang hadir di New Mazda CX-3? Untuk New Mazda CX-3 sendiri hadir dengan ubahan yang berfokus pada sisi pengendaraan, peforma dan juga kualitas interiornya. Ubahan yang paling kentara dari New Mazda CX-3 adalah bagian grille yang kini punya bilah lebih besar dengan wara gelap. Selain itu ada tambahan aksen krom di bumper depan yang seolah menyambung dan lurus hingga side skirt mobil ini. Untuk sisi belakang, ubahan yang cukup berarti adalah pada kombinasi lampu belakangnya yang kini lebih cakep. Selain itu, New Mazda CX-3 juga mengusung velg 18 inci yang punya bentuk baru dan lebih cakep pula. Masuk ke sisi dalam, interior dari New Mazda CX-3 juga terlihat lebih mevvah dengan bahan softtouch, dan ada satu detil menarik dari mobil ini, yaitu penggunaan rem parkir elektronik.

Nah, itulah informasi mengenai ketiga produk terbaru dari Mazda Indonesia. Ketiganya sendiri mendapatkan ubahan yang sejatinya cukup positif namun memang tak terlalu menonjol. Nah, bagaimana menurut kalian? yuk sampaikan pendapat kalian, kawan.

Sumber : autonetmagz.com

Rumor Mazda CX-3 2020 : Membesar, SkyActiv-X dan Torsion Beam?

Mazda CX-3 termasuk pemain junior di kelas subcompact crossover, namun daya tariknya bisa memikat cukup banyak orang untuk bisa terus bertahan. Dengan menjual desain, fitur dan kualitas berkendara, tidak susah untuk Mazda CX-3 berdiri di tengah persaingan crossover dengan gayanya sendiri. Guna menghadapi kompetisi yang kian ketat, Mazda CX-3 facelift pun akhirnya dirilis di GIIAS 2018 kemarin (Meski ubahannya susah dilihat).

Meski baru facelift, Mazda sudah punya rencana besar buat Mazda CX-3 generasi keduanya nanti. Menurut GoAuto, generasi kedua Mazda CX-3 paling tidak sudah bisa dikenali di tahun 2020 mendatang dan bakal berdiri di atas platform SkyActiv II. Penggunaan platform ini kemungkinan membuat ukuran Mazda CX-3 membengkak, dan semoga ini memberikan efek positif di kelegaan ruang belakang. Mazda biasanya begitu, kabin depan luar biasa bagus tapi belakang ala kadarnya.

Desain dashboard, lipatan jok dan dimensi mobil akan diperbarui. Selain itu, Mazda juga ingin menyematkan mesin SkyActiv-X baru di CX-3, di mana mesin ini bakal dipakai juga oleh generasi baru Mazda 3 mendatang. Kami sudah mencoba mesin SkyActiv-X di Sirkuit Mine, Jepang. Meski tergolong mulus, masih ada gejala knocking kecil yang mengganggu di versi prototipe, tapi Mazda bilang isu ini akan selesai saat Mazda 3 baru siap dipamerkan.

Langkah pembaruan jelang menyambut generasi kedua Mazda CX-3 kedengarannya masih bagus, sampai kami agak bingung kala Mazda mengatakan akan mengganti suspensi independen multi link di belakang dengan suspensi torsion beam yang lebih murah tapi performanya tak sama dengan suspensi independen. Sekedar tahu saja, suspensi independen sejenis multi link atau double wishbone biasanya lebih menunjang handling daripada torsion beam.

Buat merek seperti Mazda, handling mobil itu penting karena semua mobil Mazdahandling-nya nikmat apa pun jenis mobilnya. Keputusan penggantian ke suspensitorsion beam menurut Direktur Litbang Mazda, Kiyoshi Fujiwara adalah,”Torsion bar lebih bagus dalam meredam road noise dibanding multi link, jadi kami pilih itu demi mengurangi suara berisik di kabin. Kami dapat banyak komplain dari media.”

Sumber autonetmagz.com

loading
Whatsapp